Puruk Cahu – Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kabupaten Murung Raya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga kondusivitas daerah. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyebaran paham terorisme, radikalisme, intoleransi, hingga informasi bohong (hoaks) yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.
Komitmen itu disampaikan Sekretaris Batamad Murung Raya, Muslim Mualim, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tetap aman dan kondusif di Kalimantan Tengah.
Muslim Mualim mengatakan Batamad Murung Raya mendukung penuh langkah Polri, khususnya Polda Kalimantan Tengah, dalam menangkal berkembangnya paham-paham yang mengancam persatuan bangsa.
“Dukungan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk,” ujar Muslim Mualim.
Menurutnya, ancaman terorisme, radikalisme, penyebaran hoaks, maupun isu yang mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak boleh dianggap remeh. Jika tidak diantisipasi sejak dini, berbagai bentuk provokasi tersebut dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat dan mengganggu stabilitas sosial.
Karena itu, Batamad mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan. Warga diminta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak ikut memperluas penyebaran berita yang belum terverifikasi.
Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang menyesatkan, Batamad juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Murung Raya. Kehidupan yang harmonis dinilai menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan menjaga kerukunan antarwarga,” kata Muslim Mualim.
Ia menambahkan, peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.
Batamad Murung Raya meyakini sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparat keamanan akan memperkuat ketahanan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu ketenteraman daerah.
Menurut Muslim Mualim, kerja sama yang terus dibangun antara Batamad, masyarakat, dan Polri diharapkan mampu menciptakan suasana yang damai sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, hingga pembangunan daerah dapat berjalan tanpa hambatan.
Ia berharap semangat menjaga persatuan terus dipelihara oleh seluruh warga Murung Raya. Dengan demikian, Kabupaten Murung Raya dapat tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








