Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengakui bahwa menjalani amanah sebagai kepala daerah bukanlah perkara mudah. Meski telah lama berkecimpung di dunia politik, ia menyebut proses beradaptasi dengan tanggung jawab sebagai gubernur membutuhkan waktu, kerja keras, serta dukungan dari berbagai pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Agustiar saat menghadiri pertemuan bersama insan pers di Palangka Raya. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus melalui proses pertimbangan matang demi kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah.
Agustiar mengatakan, tantangan yang dihadapi sebagai Gubernur Kalimantan Tengah jauh berbeda dibandingkan ketika masih menjadi anggota legislatif. Menurutnya, memimpin provinsi dengan wilayah yang luas dan beragam karakter daerah membutuhkan kemampuan menyesuaikan diri secara cepat.
“Tidak mudah menyesuaikan diri. Saya masih terus belajar agar bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Agustiar.
Ia menuturkan, setiap hari dirinya harus mempelajari banyak persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemerataan kesejahteraan di seluruh kabupaten dan kota.
Menurut Agustiar, jabatan gubernur bukan hanya soal mengambil keputusan, tetapi juga memastikan setiap kebijakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, ia memilih banyak turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi daerah serta mendengar aspirasi warga.
Ia menilai, komunikasi yang baik dengan pemerintah kabupaten dan kota menjadi salah satu kunci mempercepat pembangunan di Kalimantan Tengah. Sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Semua tidak bisa dikerjakan sendiri. Kita harus bekerja bersama, saling mendukung demi kemajuan Kalimantan Tengah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Agustiar juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap birokrasi mampu bergerak lebih cepat, responsif, dan profesional dalam menjawab kebutuhan warga.
Selain membangun koordinasi internal pemerintahan, Agustiar menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan media massa. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Ia mengaku terbuka terhadap berbagai masukan maupun kritik yang disampaikan secara konstruktif. Baginya, kritik menjadi bagian penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan.
Agustiar optimistis berbagai tantangan yang dihadapi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat diatasi apabila seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi. Dengan semangat kolaborasi, ia meyakini pembangunan di Bumi Tambun Bungai akan berjalan lebih baik dan merata.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









