Bantuan Kuliah Huma Betang Dimatangkan Pemprov Kalteng

oleh
Pemprov Kalteng mematangkan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan mencetak SDM unggul.

Palangka Raya – Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera terus dimatangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai langkah nyata memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Melalui forum Focus Group Discussion (FGD), pemerintah menggandeng perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun mekanisme penyaluran bantuan yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Bagi banyak keluarga di Kalimantan Tengah, biaya kuliah masih menjadi tantangan yang kerap menghambat mimpi anak-anak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Berangkat dari kondisi tersebut, Pemprov Kalteng menghadirkan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Focus Group Discussion bertajuk Peran Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam Memberikan Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera pada Perguruan Tinggi se-Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Forum itu diikuti pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta, serta unsur perangkat daerah terkait untuk menyempurnakan pelaksanaan program.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, menegaskan bahwa bantuan pendidikan tersebut tidak sekadar memberikan dukungan biaya kepada mahasiswa.

Program ini berlandaskan semangat Huma Betang, yaitu kebersamaan, persatuan, gotong royong, dan kesetaraan. Bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan finansial, melainkan investasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan Kalimantan Tengah,” ujar Anang Dirjo.

Menurutnya, filosofi Huma Betang menjadi fondasi utama program tersebut sehingga setiap putra-putri daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala kondisi ekonomi.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Rus’ansyah, menjelaskan bahwa FGD digelar untuk menyatukan persepsi seluruh pihak sebelum program dijalankan secara menyeluruh.

FGD ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menghimpun berbagai masukan dari seluruh pemangku kepentingan agar Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera dapat berjalan efektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” kata Rus’ansyah.

Sebanyak 72 peserta yang terdiri atas rektor, direktur, dan pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Kalimantan Tengah turut mengikuti diskusi tersebut. Hadir pula perwakilan Inspektorat Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Tengah guna memastikan tata kelola program berjalan sesuai regulasi.

Melalui Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera, Pemprov Kalteng berharap semakin banyak generasi muda yang dapat mengakses pendidikan tinggi, menekan angka mahasiswa yang putus kuliah karena keterbatasan ekonomi, sekaligus melahirkan SDM unggul yang mampu mendorong pembangunan daerah. Dengan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, program ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting menuju Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.