Palangka Raya – Peluang Linae Victoria Aden untuk menduduki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Kalimantan Tengah semakin terbuka. Penjabat (Pj) Sekda Kalteng itu berhasil lolos ke dalam tiga besar hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga tinggal menunggu tahapan akhir sebelum penetapan oleh pemerintah pusat.
Lolosnya Linae Victoria Aden ke tiga besar menjadi sinyal kuat bahwa proses pengisian jabatan Sekda definitif Kalteng telah memasuki tahap penentuan. Bersama dua kandidat lainnya, nama Linae akan diajukan kepada Gubernur Kalimantan Tengah untuk dipilih, sebelum diteruskan kepada Presiden melalui mekanisme yang berlaku sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Keberhasilan tersebut juga memperkuat posisi Linae yang selama beberapa bulan terakhir menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah. Selama menjabat, ia terlibat langsung dalam mengoordinasikan berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, mulai dari pelayanan publik, pembinaan aparatur sipil negara hingga pengendalian pelaksanaan pembangunan daerah.
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memang telah memberi sinyal bahwa Linae merupakan salah satu figur yang memiliki peluang untuk mengisi kursi Sekda secara definitif.
“Tidak menutup kemungkinan, bisa saja jadi,” kata Agustiar Sabran saat dimintai tanggapan mengenai peluang Linae mengisi jabatan Sekda Kalteng.
Meski demikian, gubernur menegaskan bahwa penentuan pejabat definitif tetap melalui mekanisme seleksi dan mempertimbangkan berbagai aspek kepemimpinan.
“Yang penting orang yang mempunyai karakter, punya attitude, punya mindset, baru ilmunya,” tegas Agustiar.
Proses seleksi Sekda definitif merupakan tahapan penting karena jabatan tersebut memiliki peran strategis sebagai pejabat tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sekda bertanggung jawab mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, memastikan pelaksanaan kebijakan kepala daerah, serta menjaga efektivitas birokrasi.
Linae sendiri bukan sosok baru di lingkungan Pemprov Kalteng. Sebelum dipercaya menjadi Pj Sekda, ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB). Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal dalam memimpin birokrasi pemerintahan daerah.
Selama mengemban tugas sebagai Pj Sekda, Linae juga dikenal aktif mendorong peningkatan disiplin ASN, penguatan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah, efisiensi tata kelola pemerintahan, serta keterbukaan informasi publik. Ia beberapa kali menegaskan pentingnya integritas aparatur sebagai fondasi pelayanan kepada masyarakat.
“Kedisiplinan ASN harus menjadi perhatian bersama. Kehadiran tepat waktu dan komitmen dalam menjalankan tugas merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” ujar Linae dalam salah satu kesempatan.
Dengan hasil seleksi yang menempatkannya di posisi tiga besar, peluang Linae Victoria Aden menjadi Sekda definitif Kalimantan Tengah kini semakin besar. Namun, keputusan akhir tetap berada pada tahapan administrasi berikutnya hingga terbitnya penetapan resmi sesuai mekanisme yang berlaku.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








