Barito Utara – Seorang balita berusia tiga tahun bernama Rafael dilaporkan tenggelam di Sungai Barito, tepatnya di kawasan Pasar Lama RT 9, Kelurahan Tumpung Laung II, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Rabu (22/7/2026) siang. Setelah dilakukan pencarian selama beberapa waktu oleh warga bersama aparat kepolisian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa duka tersebut mengundang perhatian masyarakat setempat. Puluhan warga turun langsung membantu proses pencarian yang dilakukan sejak korban dinyatakan hilang di sekitar lokasi sungai.
Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febyanto melalui Kapolsek Montallat Ipda Raden Komarudin Hidayatullah membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula saat ayah korban, Diki, sedang mengangkat jaring ikan yang telah dipasang di tepian Sungai Barito.
Saat itu Diki membawa putranya, Rafael, ke lokasi. Namun, ketika ia fokus mengangkat jaring, balita tersebut diduga berjalan menjauh tanpa sepengetahuannya.
Kapolsek Montallat menjelaskan, ayah korban baru menyadari anaknya menghilang setelah selesai mengangkat jaring. Pencarian spontan langsung dilakukan di sekitar lokasi, tetapi Rafael tidak ditemukan.
“Berdasarkan keterangan warga dan ayah korban, saat Diki sedang fokus mengangkat jaring, ia mendapati anaknya sudah tidak berada di tempat. Upaya pencarian langsung dilakukan, namun hanya menemukan sandal milik Rafael,” ujar Ipda Raden Komarudin Hidayatullah.
Menyadari situasi tersebut, keluarga segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Personel Polsek Montallat bersama sekitar 50 warga kemudian bergerak melakukan pencarian di sepanjang lokasi yang diduga menjadi titik korban tenggelam. Berbagai peralatan digunakan, mulai dari perahu kelotok, jaring, akar rotan hingga perlengkapan sederhana yang tersedia di lokasi.
Pencarian berlangsung secara intensif dengan menyisir aliran Sungai Barito. Warga bekerja sama membentuk beberapa kelompok agar area pencarian dapat dijangkau lebih luas.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 12.58 WIB, Rafael ditemukan oleh salah seorang warga yang ikut melakukan pencarian. Namun, saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan air yang terjadi di Sungai Barito, terutama saat aktivitas masyarakat di bantaran sungai masih cukup tinggi pada musim kemarau.
Kapolsek Montallat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi orang tua yang membawa anak-anak beraktivitas di sekitar sungai.
“Untuk himbauan kita terus lakukan. Dengan kejadian ini semoga kedepannya terus ada kewaspadaan yang tinggi dari masyarakat ketika beraktivitas di Sungai Barito,” katanya.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








