Kabupaten Cirebon– Peristiwa tragis terjadi di jalur rel kereta api wilayah Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (9/6/2026) siang. Seorang pemuda bernama Adam Rizky Nurhandi (25), warga Desa Cikulak, Kecamatan Waled, dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper KA Harina relasi Surabaya-Bandung yang melintas di lokasi kejadian.
Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 11.51 WIB di kilometer 215+1 jalur kereta api Desa Citemu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan pertama diterima petugas dari pihak PT KAI setelah masinis KA Harina melaporkan adanya pejalan kaki yang tertemper kereta saat perjalanan berlangsung.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Mundu bersama petugas PT KAI langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan tempat kejadian perkara, serta melakukan proses evakuasi korban. Benturan keras menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi dengan kondisi yang sangat mengenaskan sehingga petugas harus melakukan penyisiran di sepanjang jalur rel untuk mengumpulkan bagian tubuh korban yang tercecer.
Hasan Basyari, mandor PT KAI yang berada di lokasi, mengatakan dirinya menerima informasi mengenai adanya seseorang yang tertemper KA Harina di jalur rel Desa Citemu.

“Saya menerima laporan adanya seseorang yang tertemper KA Harina di kilometer 215+1. Setelah itu kami bersama petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi,” ujar Hasan Basyari.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas juga menemukan sepeda motor milik korban yang terparkir di sekitar kawasan rel. Barang tersebut kemudian diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut dan telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi di lokasi.
“Kami menerima laporan dari masinis KA Harina terkait adanya pejalan kaki yang tertemper kereta. Tim Inafis sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan ceceran tubuh korban,” kata AKP Didi Sumardi.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian. Peristiwa pemuda tertemper KA Harina di Mundu, Kabupaten Cirebon, kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak berada terlalu dekat dengan jalur rel kereta api demi menghindari kecelakaan fatal.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






