DPRD HSS Pelajari Aset Daerah di Gunung Mas

oleh
DPRD HSS melakukan kunjungan kerja ke DPRD Gunung Mas untuk membahas optimalisasi aset daerah sebagai strategi meningkatkan PAD.

Kuala Kurun – Upaya mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi fokus kunjungan kerja DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, ke DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah. Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan aset daerah yang lebih produktif dan bernilai ekonomi.

Kunjungan yang berlangsung di Kuala Kurun itu diterima langsung oleh jajaran DPRD Gunung Mas. Dalam diskusi, kedua daerah membahas berbagai tantangan dan peluang terkait pengelolaan barang milik daerah agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.

Rombongan DPRD HSS menggali berbagai informasi mengenai tata kelola aset yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas. Salah satu fokus pembahasan adalah bagaimana aset yang selama ini kurang produktif dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengganggu fungsi utama pemerintahan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD HSS, H. Yusperi, menegaskan bahwa aset daerah harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pemerintah daerah.

Optimalisasi pemanfaatan aset daerah dilakukan agar tidak terbengkalai dan dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, aset yang belum dimanfaatkan secara maksimal dapat dikembangkan melalui berbagai skema kerja sama maupun penyewaan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Misalnya ada lahan kosong milik pemerintah daerah, itu bisa dimanfaatkan untuk disewakan sehingga dapat menambah pendapatan daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Gunung Mas juga memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan untuk mendorong pemanfaatan aset daerah sebagai sumber PAD. Pengelolaan aset yang baik dinilai mampu mendukung kemandirian fiskal daerah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan saling bertukar informasi mengenai regulasi, mekanisme inventarisasi aset, hingga strategi pemanfaatan aset yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kunjungan kerja ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan oleh masing-masing daerah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset. Selain memperkuat hubungan antarlembaga legislatif, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong peningkatan PAD dan memperkuat kapasitas keuangan daerah.

Dengan pengelolaan aset daerah yang lebih optimal, pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat. Kata kunci optimalisasi aset daerah menjadi semakin penting di tengah tuntutan peningkatan kemandirian fiskal daerah.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.