Diduga Dibakar ODGJ, Lahan di Pasar Induk Nanga Bulik Terbakar

oleh
Diduga dibakar ODGJ bersenjata tajam, lahan di kawasan Pasar Induk Nanga Bulik terbakar. Tim gabungan bergerak cepat memadamkan api.

Nanga Bulik – Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Kali ini, api melalap lahan di kawasan Pasar Induk Nanga Bulik. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh aksi seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membawa senjata tajam dan diduga membakar area tersebut, sehingga memicu kepanikan warga di sekitar lokasi. Dugaan kebakaran lahan di Pasar Induk Nanga Bulik ini kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Insiden kebakaran terjadi di kawasan yang cukup padat aktivitas masyarakat. Asap tebal yang membumbung tinggi sempat mengundang perhatian warga dan pedagang di sekitar pasar. Sejumlah warga berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sambil menunggu petugas datang ke lokasi.

Mendapat laporan dari masyarakat, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, serta unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan maupun fasilitas umum di sekitar Pasar Induk Nanga Bulik.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel begitu menerima informasi adanya kebakaran.

Kami menerima laporan kebakaran dan tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga berupaya mengamankan lokasi mengingat adanya informasi mengenai seorang pria yang diduga merupakan ODGJ membawa senjata tajam di sekitar titik kebakaran. Aparat kepolisian kemudian melakukan langkah pengamanan agar situasi tetap kondusif dan tidak membahayakan masyarakat.

Hingga proses pemadaman selesai, petugas terus melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas, terlebih kondisi cuaca yang relatif kering berpotensi memicu api kembali membesar.

Hendikel juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau.

Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas. Jangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di area yang rawan kebakaran,” tegasnya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih mendalami dugaan keterlibatan ODGJ dalam peristiwa tersebut. Informasi awal menyebutkan terduga pelaku sempat membawa senjata tajam saat berada di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti munculnya api serta kronologi lengkap kejadian.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.