Palangka Raya – Upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis ekonomi terus dilakukan di Kota Palangka Raya. Bank Sampah Jekan Mandiri menggandeng 12 posyandu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sekaligus mendorong terciptanya nilai ekonomi dari limbah rumah tangga.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan program kesehatan masyarakat dengan pengelolaan lingkungan. Melalui kerja sama ini, warga tidak hanya diajak menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas memilah dan menabung sampah.
Ketua Bank Sampah Jekan Mandiri menjelaskan bahwa keterlibatan posyandu dinilai efektif karena memiliki jaringan yang dekat dengan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang menjadi salah satu kelompok utama dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
“Kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Melalui posyandu, edukasi dapat menjangkau warga secara lebih luas,” ujarnya.
Program tersebut memungkinkan warga mengumpulkan sampah yang telah dipilah untuk kemudian ditabung di bank sampah. Hasil penjualan sampah bernilai ekonomis dapat menjadi tambahan pendapatan bagi keluarga sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Edukasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah menjadi salah satu fokus utama yang terus disosialisasikan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Palangka Raya menyambut baik inisiatif tersebut. Menurut pihak terkait, sinergi antara bank sampah dan posyandu merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang mampu menghasilkan dampak ganda, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi.
“Kolaborasi ini sangat positif karena menghubungkan aspek kesehatan masyarakat dengan pengelolaan lingkungan. Kami berharap model seperti ini dapat terus berkembang di wilayah lainnya,” kata salah satu perwakilan pemerintah daerah.
Saat ini, Bank Sampah Jekan Mandiri terus memperluas jaringan kemitraan dan meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Dengan dukungan 12 posyandu, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Melalui pengelolaan sampah berbasis ekonomi, masyarakat tidak hanya berkontribusi menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga memperoleh manfaat finansial yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kota Palangka Raya.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










