Palangka Raya – Kejuaraan Kapolda Kalteng Cup II 2026 resmi dibuka di GOR Indoor Tuah Pahoe, Palangka Raya, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen bola voli bergengsi ini diikuti 36 tim putra dan putri dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah yang siap bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
Kejuaraan yang berlangsung pada 3–12 Juli 2026 tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus memperkuat semangat sportivitas dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat melalui olahraga.
Antusiasme peserta dan pecinta bola voli terlihat sejak pertandingan pembuka dimulai. Sebanyak 36 tim terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah ambil bagian dalam kompetisi yang kini menjadi salah satu agenda olahraga paling dinantikan di provinsi tersebut.
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolda Kalteng Cup II bukan sekadar perlombaan mencari juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta membangun karakter generasi muda melalui olahraga.
“Kejuaraan ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet bola voli yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah,” ujarnya saat membuka turnamen.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga semangat fair play selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kompetisi yang sehat akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan atlet berprestasi sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kejuaraan tersebut juga menjadi salah satu bentuk dukungan Polda Kalimantan Tengah terhadap pembinaan olahraga prestasi di daerah. Kehadiran turnamen ini membuka kesempatan bagi atlet-atlet muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus menunjukkan potensi mereka di hadapan publik.
Panitia pelaksana menjelaskan, pertandingan akan berlangsung selama sepuluh hari dengan sistem kompetisi yang telah disiapkan agar seluruh tim memperoleh kesempatan tampil maksimal. Seluruh pertandingan dipusatkan di GOR Indoor Tuah Pahoe, Palangka Raya, yang selama ini menjadi salah satu venue olahraga andalan di Kalimantan Tengah.
Kapolda juga mengingatkan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial agar selalu menjunjung tinggi disiplin serta menghormati setiap keputusan wasit selama pertandingan berlangsung.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara sportif, menjaga persaudaraan, dan menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang meningkatkan kualitas diri serta prestasi olahraga,” katanya.
Kejuaraan Kapolda Kalteng Cup II 2026 turut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memadati arena pertandingan sejak hari pertama. Dukungan penonton diharapkan mampu menambah semangat para atlet untuk menampilkan permainan terbaik sepanjang turnamen.
Selain menghadirkan persaingan antartim terbaik, ajang ini juga diproyeksikan menjadi sarana pencarian bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
Melalui Kapolda Kalteng Cup II 2026, Polda Kalimantan Tengah ingin menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi media efektif untuk mempererat kebersamaan, membangun karakter generasi muda, sekaligus meningkatkan prestasi atlet daerah. Dengan diikuti 36 tim dari berbagai wilayah, turnamen ini diharapkan melahirkan pemain-pemain berbakat yang mampu membawa nama Kalimantan Tengah bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











