Calon Rektor UPR Adu Gagasan

oleh
Calon Rektor UPR 2026–2030 mulai sosialisasi visi dan misi. Empat kandidat adu gagasan untuk membawa Universitas Palangka Raya semakin unggul.

PALANGKA RAYA – Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 memasuki babak penting. Setelah melalui tahapan penjaringan dan verifikasi administrasi, empat calon rektor kini mulai menyosialisasikan visi, misi, serta program unggulan mereka kepada sivitas akademika dalam forum terbuka yang digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPR, Kamis (18/6).

Tahap sosialisasi ini menjadi momentum bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan anggota senat universitas untuk menilai kapasitas serta arah kepemimpinan yang ditawarkan masing-masing kandidat.

Empat calon rektor yang tampil dalam forum tersebut adalah Prof. Bhayu Rhama, Dr. Natalina Asi, Dr. Thea Farina, dan Prof. Liswara Neneng. Keempatnya memaparkan berbagai gagasan strategis untuk menjawab tantangan yang dihadapi UPR, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola kampus, pengembangan sarana dan prasarana, hingga peningkatan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional.

Dekan FEB UPR, Dr. Sunaryo N. Tuah, mengatakan pihaknya merasa bangga dipercaya menjadi tuan rumah sosialisasi perdana calon rektor.

Melalui kegiatan ini, sivitas akademika dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai visi, misi, program kerja, serta arah kepemimpinan yang ditawarkan para calon rektor,” ujarnya.

Menurut Sunaryo, forum terbuka seperti ini penting untuk memastikan proses pemilihan berjalan transparan sekaligus memberikan ruang bagi warga kampus mengenal lebih dekat para kandidat.

Ia juga berharap pemilihan rektor kali ini mampu menghasilkan pemimpin yang visioner dan berintegritas.

Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa UPR semakin maju dan berdaya saing di tengah tantangan era digital dan globalisasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPR, Prof. Joni Bungai, menjelaskan bahwa seluruh kandidat yang tampil pada tahap sosialisasi telah melewati proses penjaringan dan verifikasi yang ditetapkan Senat UPR.

Meski bersaing dalam kontestasi akademik, menurutnya seluruh calon memiliki tujuan yang sama, yakni membawa Universitas Palangka Raya menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul dan berdampak bagi pembangunan Kalimantan Tengah.

Tahap sosialisasi calon rektor UPR diperkirakan akan menjadi ajang adu gagasan yang menentukan arah masa depan kampus terbesar di Kalimantan Tengah tersebut. Sivitas akademika kini menanti program-program konkret yang mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi sekaligus memperkuat posisi UPR di tingkat nasional maupun global.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.