Palangka Raya – Antusiasme masyarakat Kalimantan Tengah dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 terus terlihat melalui berbagai kegiatan yang digelar Polda Kalteng. Salah satunya adalah turnamen domino yang diselenggarakan bersama Organisasi Amatir Domino Indonesia (ORADO) Kalimantan Tengah dan sejumlah mitra strategis. Kegiatan yang memperebutkan Piala Kapolda Kalteng tersebut berhasil menarik perhatian insan pers, komunitas domino, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah.
Turnamen yang berlangsung di Aula Mapolda Kalteng itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi yang mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana penuh sportivitas. Kehadiran kategori khusus jurnalis juga menambah semarak pelaksanaan lomba yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.
Ketua ORADO Kalteng, Rusdy, mengatakan pihaknya menyambut baik kepercayaan yang diberikan untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Kapolda Cup Domino 2026. Menurutnya, olahraga domino kini semakin diminati masyarakat karena tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga membutuhkan strategi dan konsentrasi tinggi.
“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan dalam pelaksanaan Kapolda Cup Domino 2026,” ujar Rusdy.
Ia menegaskan ORADO Kalteng berkomitmen menjaga jalannya pertandingan agar berlangsung profesional, transparan, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Kami siap mengawal seluruh proses pertandingan agar berjalan lancar dan fair,” tegasnya.
Panitia membuka turnamen dalam tiga kategori, yakni kategori internal Polri, umum, dan jurnalis. Format tersebut memberi ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi sekaligus mempererat hubungan antar komunitas di Kalimantan Tengah.
Tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan antara Polri, insan pers, dan masyarakat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap penuh keakraban.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa turnamen domino menjadi salah satu upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif dan inklusif.
“Melalui Kapolda Cup Domino ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari anggota Polri, masyarakat umum, hingga rekan-rekan media. Semoga kegiatan ini semakin mempererat sinergi dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini,” kata Iwan.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya momentum refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai unsur yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian.
Dukungan juga datang dari kalangan media. Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Tengah, Akhiruddin, mengapresiasi langkah Polda Kalteng yang melibatkan insan pers dalam turnamen tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Polda Kalteng yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk insan pers, dalam kegiatan ini. Kehadiran kategori jurnalis menjadi bentuk penghargaan sekaligus wadah mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan media,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada masa mendatang sebagai sarana memperkuat komunikasi dan sinergi antara media dan kepolisian.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










