KADIN Kalteng 2026–2031 Dilantik, Agustiar Dorong Investasi yang Berdampak Nyata

oleh
KADIN Kalteng 2026–2031 resmi dilantik. Gubernur Agustiar Sabran menegaskan investasi harus berdampak nyata, membuka lapangan kerja, dan menyejahterakan masyarakat.

PALANGKA RAYA – Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah periode 2026–2031 resmi dilantik. Momentum tersebut dimanfaatkan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, untuk menegaskan bahwa dunia usaha harus menjadi motor penggerak pembangunan daerah melalui investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Agustiar menekankan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, pertambangan, kehutanan, hingga industri hilirisasi. Namun, menurutnya, besarnya potensi tersebut harus diikuti dengan investasi yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Saya ingin investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah benar-benar nyata, memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Agustiar saat menghadiri pelantikan pengurus KADIN Kalteng periode 2026–2031.

Menurut gubernur, KADIN memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha. Karena itu, organisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan iklim investasi yang sehat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Kalimantan Tengah.

Ia juga mengingatkan bahwa investasi tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata. Dunia usaha, kata dia, perlu memperhatikan tanggung jawab sosial, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kita ingin pengusaha hadir bersama pemerintah membangun Kalimantan Tengah. Jangan hanya mengambil sumber daya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, kepengurusan KADIN Kalteng yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi antarpelaku usaha sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Organisasi ini juga didorong aktif menarik investor yang memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Pelantikan tersebut menjadi awal masa bakti KADIN Kalteng 2026–2031 setelah melalui rangkaian Musyawarah Provinsi (Musprov). Kepengurusan baru memikul tanggung jawab untuk memperluas peluang investasi sekaligus memperkuat posisi pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sendiri terus membuka ruang bagi masuknya investasi di berbagai sektor strategis. Namun, pemerintah menegaskan setiap investasi harus berjalan sesuai regulasi, memperhatikan aspek lingkungan, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, Agustiar optimistis Kalimantan Tengah mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pelantikan pengurus KADIN Kalteng periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum memperkuat kemitraan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, investasi di Kalimantan Tengah tidak hanya tumbuh dari sisi nilai, tetapi juga menghasilkan manfaat yang nyata, berkelanjutan, dan mampu mempercepat pembangunan daerah.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.