Jakarta – Gangguan yang terjadi pada layanan milik Meta, seperti WhatsApp dan Instagram, pada Jumat (12/6) malam, memicu beragam reaksi dari warganet. Sejumlah pengguna mengeluhkan kesulitan mengakses aplikasi, mengirim pesan, hingga memuat konten di media sosial. Di tengah gangguan tersebut, muncul spekulasi yang mengaitkan kondisi itu dengan aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Keluhan pengguna mulai ramai bermunculan di berbagai platform digital. Banyak warganet melaporkan WhatsApp tidak dapat mengirim pesan secara normal, sementara Instagram mengalami kendala saat memuat unggahan maupun stories.
Fenomena ini kemudian menjadi perbincangan luas di media sosial. Sebagian pengguna bahkan menghubungkan gangguan layanan Meta dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada hari yang sama. Meski demikian, belum ada bukti yang menunjukkan keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut.
Berdasarkan laporan pengguna dan data pemantauan layanan digital, gangguan tidak hanya dirasakan di Indonesia, tetapi juga terjadi di sejumlah negara lain. Hal itu menunjukkan bahwa masalah yang terjadi kemungkinan bersifat global dan berkaitan dengan sistem layanan Meta.
“Instagram lagi error atau cuma saya?” tulis salah satu pengguna media sosial yang ikut mengeluhkan gangguan tersebut.
Keluhan serupa juga muncul dari pengguna WhatsApp yang mengaku mengalami kendala saat mengirim maupun menerima pesan. Dalam waktu singkat, kata kunci terkait WhatsApp dan Instagram sempat menjadi topik yang ramai dibahas di berbagai platform digital.
Di tengah tingginya aktivitas percakapan daring, sebagian warganet mengaitkan gangguan layanan dengan demonstrasi yang digelar BEM UI. Narasi tersebut menyebar cepat melalui unggahan dan komentar di media sosial.
“Jangan-jangan karena demo BEM UI, Instagram sama WhatsApp jadi down,” tulis salah satu akun yang kemudian mendapat banyak tanggapan dari pengguna lain.
Namun hingga gangguan terjadi, pihak Meta belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menghubungkan kendala layanan dengan peristiwa politik maupun aksi demonstrasi tertentu. Sejumlah pengamat digital juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Gangguan layanan Meta akhirnya menjadi pengingat bahwa platform digital yang digunakan miliaran orang di dunia tetap berpotensi mengalami kendala teknis sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari perusahaan terkait sebelum menyimpulkan penyebab gangguan yang terjadi.
Sementara itu, percakapan mengenai gangguan WhatsApp dan Instagram masih terus berlangsung di media sosial, termasuk spekulasi yang mengaitkannya dengan aksi demonstrasi mahasiswa. Hingga kini, belum ada bukti yang menguatkan dugaan tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












