Pangkalan Bun – Motor anggota Satpol PP Kobar menjadi sasaran pencurian di halaman rumahnya di Jalan Edi Swargono RT 3, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (1/7/2026). Aksi pelaku berlangsung sangat cepat dan terekam kamera pengawas (CCTV), sehingga menjadi salah satu petunjuk penting bagi aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
Korban bernama Yudi, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengaku baru saja menyelesaikan tugas mendampingi kegiatan Bupati Kotawaringin Barat dalam tradisi menyandau durian di Kecamatan Arut Utara. Setelah tugas selesai, ia pulang menggunakan sepeda motor GL 100 modifikasi miliknya dan tiba di rumah sekitar pukul 10.00 WIB.
Setibanya di rumah, Yudi memarkirkan sepeda motornya di halaman sebelum masuk untuk beristirahat sejenak. Namun, hanya sekitar 35 menit kemudian, saat hendak kembali beraktivitas, ia mendapati kendaraannya sudah tidak berada di tempat semula.
Yudi sempat berupaya mencari motor tersebut di sekitar lingkungan rumah, tetapi hasilnya nihil. Merasa menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor), ia kemudian memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di sekitar rumah.
Dari rekaman itu terlihat seorang pemuda dengan tenang mendorong sepeda motor keluar dari halaman rumah. Aksi tersebut berlangsung singkat tanpa menimbulkan kecurigaan warga sekitar.
“Di CCTV terlihat jelas ada anak muda yang mendorong motor saya. Aksinya cepat sekali. Saya berharap motor itu bisa segera ditemukan,” ujar Yudi.
Rekaman CCTV tersebut kini diharapkan dapat membantu aparat kepolisian mengidentifikasi pelaku sekaligus mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor yang kemungkinan beroperasi di wilayah Kotawaringin Barat.
Bagi Yudi, kehilangan kendaraan itu bukan hanya berdampak pada mobilitas pribadinya. Sepeda motor tersebut juga menjadi sarana utama yang digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas sebagai anggota Satpol PP.
“Motor ini bukan hanya kendaraan pribadi, tetapi juga saya gunakan setiap hari untuk bekerja. Saya berharap pelakunya segera ditangkap dan motor saya bisa kembali,” kata Yudi.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa aksi pencurian kendaraan bermotor masih menjadi ancaman di kawasan permukiman. Meski kendaraan diparkir di halaman rumah sendiri, pelaku tetap memanfaatkan kelengahan pemilik untuk melancarkan aksinya dalam waktu yang relatif singkat.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan, memasang kamera pengawas, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan masih berlangsung. Rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah serta gerak-gerik pelaku menjadi salah satu barang bukti utama yang diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapan kasus. Korban juga berharap adanya informasi dari masyarakat yang dapat membantu aparat menemukan pelaku dan mengembalikan sepeda motor miliknya.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









