Palangka Raya – Penguatan koordinasi penegakan hukum menjadi fokus utama dalam pertemuan antara Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah dan Kapolda Kalimantan Tengah. Dalam agenda tersebut, kedua pimpinan institusi membahas sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik, termasuk penanganan kasus gugurnya tiga anggota kepolisian saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan.
Pertemuan tersebut digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah pada Rabu (15/7/2026). Agenda ini berlangsung tidak lama setelah pertemuan antara Kapolri dan Jaksa Agung, sehingga dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi penegakan hukum hingga ke tingkat daerah.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat koordinasi antara Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dan Polda Kalimantan Tengah dalam menangani berbagai perkara strategis. Selain membahas langkah kolaborasi antarlembaga, kedua pimpinan juga menyoroti sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat karena berdampak luas terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Budi Rachmat, menjelaskan bahwa pertemuan ini secara khusus diarahkan untuk memperkuat kerja sama antara Polri dan Kejaksaan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pertemuan ini difokuskan untuk memperkuat sinergi antara Polri dan Kejaksaan dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Budi Rachmat.
Salah satu kasus yang menjadi fokus pembahasan adalah tragedi yang menewaskan tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan saat melakukan penggerebekan jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menegaskan bahwa proses penyidikan terhadap perkara tersebut terus berjalan dan seluruh pihak yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum.
“Saya sudah memfokuskan seluruh kekuatan untuk proses penegakan hukum. Sejumlah pelaku sudah diamankan, sedangkan yang masih buron saya perintahkan segera menyerahkan diri,” tegas Iwan Kurniawan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan lembaga juga menekankan pentingnya percepatan penanganan perkara agar setiap kasus yang menjadi perhatian publik dapat diselesaikan secara profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan.
Kasus Katingan sendiri menjadi sorotan nasional setelah tiga anggota polisi gugur saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba. Hingga kini, aparat telah mengamankan sejumlah tersangka, sementara beberapa pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Selain perkara Katingan, Kajati dan Kapolda juga membahas sejumlah kasus menonjol lainnya yang tengah ditangani di Kalimantan Tengah. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan koordinasi sejak tahap penyidikan hingga proses penuntutan berjalan efektif, sehingga penanganan perkara tidak mengalami hambatan administratif maupun teknis.
Sinergi antara kepolisian dan kejaksaan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian perkara-perkara prioritas, terutama yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika, korupsi, kejahatan terhadap masyarakat, serta kasus-kasus yang menjadi perhatian luas.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








