DPRD Kalteng Soroti Ketimpangan Layanan, Dorong Penguatan RS Daerah Tekan Rujukan

oleh
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto

PALANGKA RAYA — Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, mendorong penguatan kapasitas rumah sakit (RS) di tingkat kabupaten dan kota guna menekan tingginya angka rujukan pasien ke rumah sakit provinsi.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat masih banyak pasien yang harus dirujuk akibat keterbatasan fasilitas dan tenaga medis di daerah.

Naufal Nabila Motor1

“Rumah sakit kabupaten/kota harus ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan maupun tenaga medis,” kata Sugiyarto di Palangka Raya.

Menurut dia, penguatan layanan kesehatan di daerah akan berdampak langsung pada pemerataan akses layanan medis bagi masyarakat. Selama ini, ketergantungan terhadap rumah sakit provinsi dinilai memperpanjang rantai pelayanan sekaligus meningkatkan beban fasilitas kesehatan rujukan utama.

“Kalau daerah sudah mampu menangani, rujukan tidak harus selalu ke provinsi,” ujarnya.

banner 336x280

Sugiyarto menyoroti kondisi RSUD Doris Sylvanus yang kerap menjadi tujuan utama rujukan, sehingga berpotensi mengalami overload pasien. Ia menilai, distribusi layanan harus dioptimalkan dengan memanfaatkan rumah sakit yang sudah memiliki kapasitas memadai di wilayah lain.

Sebagai contoh, wilayah barat Kalimantan Tengah dinilai dapat mengandalkan layanan di RS Hanau yang telah memiliki tenaga medis dan dokter spesialis cukup.

banner 336x280

“Tidak semua harus ke Doris. Di wilayah barat bisa ke Hanau karena dokter dan spesialisnya sudah cukup,” kata dia.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa sistem rujukan tetap diperlukan, khususnya untuk kasus-kasus yang membutuhkan peralatan medis khusus yang belum tersedia di daerah.

“Kalau memang belum mampu, silakan dirujuk. Tapi ke depan SDM dan fasilitas rumah sakit daerah harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

DPRD menilai, penguatan layanan kesehatan daerah tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut distribusi tenaga medis, ketersediaan alat kesehatan, serta manajemen pelayanan yang lebih efektif. Tanpa pembenahan menyeluruh, ketimpangan layanan antarwilayah dinilai akan terus terjadi.

banner 336x280