Pembakar Siti Diduga Masih Bersembunyi di Kalteng, Polisi Tutup Jalur Pelarian

oleh
Polisi memperketat pengejaran pelaku pembakaran Siti di Kotawaringin Barat. Jalur laut dan udara ditutup untuk mempersempit pelarian.- Illustrasi-

Kotawaringin Barat – Polisi terus memburu Sendi Ramadan, pelaku pembakaran terhadap mantan istri sirinya, Siti, yang terjadi di sebuah angkringan di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat. Hingga Selasa (16/6/2026), pelaku diduga masih bersembunyi di wilayah Kalimantan Tengah, sementara aparat memperketat pengejaran dengan menutup berbagai akses pelarian.

Kasus pembakaran yang menggemparkan warga Kotawaringin Barat itu terjadi beberapa hari lalu dan menyebabkan korban mengalami luka bakar serius. Hingga kini, pelaku masih belum berhasil ditangkap meski polisi telah mengerahkan upaya maksimal untuk mempersempit ruang geraknya.

Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto, mengatakan pihaknya bersama jajaran Polres Kotawaringin Barat masih fokus melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Masih dilakukan pengejaran. Diduga pelaku masih bersembunyi di wilayah Kalimantan Tengah. Semoga pelaku segera bisa kita amankan,” kata Agung.

Menurutnya, aparat kepolisian telah meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian pelaku. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tersangka tidak dapat keluar dari wilayah pengawasan petugas.

Polisi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau pergerakan pelaku, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara. Sejumlah pos pengawasan diperketat guna mempercepat proses penangkapan.

Bahkan aparat telah menutup akses pelarian melalui jalur laut dan udara, sementara sejumlah wilayah darat juga berada dalam pemantauan ketat petugas,” ujar Agung.

Kasus ini mendapat perhatian luas masyarakat karena kondisi korban yang masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang cukup parah. Polisi memastikan proses pencarian terhadap pelaku tetap menjadi prioritas hingga yang bersangkutan berhasil diamankan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Selain melakukan pengejaran, penyidik juga terus mengumpulkan keterangan dan memperkuat alat bukti untuk melengkapi proses hukum setelah tersangka ditangkap nanti.

Pengejaran terhadap pelaku pembakaran Siti di Kotawaringin Barat masih terus berlangsung. Dengan ditutupnya akses pelarian melalui jalur laut dan udara serta pengawasan ketat di sejumlah wilayah darat, polisi berharap pelaku segera tertangkap sehingga kasus pembakaran yang menghebohkan masyarakat Kalimantan Tengah ini dapat segera dituntaskan

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.