GUNUNG MAS – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali mengguncang Kalimantan Tengah. Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Kabupaten Gunung Mas menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya sendiri. Kasus ini mencuat ke permukaan setelah sang ibu membagikan curahan hatinya di media sosial dan langsung viral.
Korban yang merupakan warga Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, kini menjalani perawatan intensif di RSUD Kuala Kurun. Terduga pelaku berinisial AT (38), berstatus karyawan swasta.
Begitu informasi menyebar luas di media sosial, Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gunung Mas langsung turun tangan. Petugas segera mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban sekaligus memberikan pendampingan.
Kasat Reskrim Polres Gunung Mas AKP Agung Wijaya Kusuma menegaskan pihaknya tidak menunggu lama setelah menerima laporan dari unggahan yang beredar.
“Tim dari Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim sudah melaksanakan pengecekan mendalam terkait unggahan yang viral di media sosial,” ujar AKP Agung, Kamis (18/6/2026).
Kehadiran petugas di RSUD Kuala Kurun disambut baik oleh keluarga korban yang membutuhkan perlindungan hukum dan kepastian atas nasib putri mereka.
“Kami datang untuk memberi perlindungan hukum dan melakukan pendampingan kondisi psikologis serta fisik korban,” kata AKP Agung.
Setelah memeriksa keterangan keluarga, polisi mendapati bahwa lokasi kejadian dugaan tindak pidana tersebut berada di luar wilayah hukum Polres Gunung Mas — tepatnya masuk dalam yurisdiksi Polres Kapuas. Temuan ini mendorong Satreskrim Polres Gunung Mas segera berkoordinasi dengan Polres Kapuas dan Polsek Kapuas Hulu demi mempercepat proses hukum, termasuk pengejaran terhadap terduga pelaku.
Polisi juga memastikan ibu korban akan segera membuat laporan resmi. Laporan itu akan ditangani Polsek Kapuas Hulu dengan dukungan penuh Satreskrim Polres Kapuas.
Selain penegakan hukum, kepolisian menggandeng DP2KBP3A untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis dan perlindungan sosial yang layak selama proses penanganan perkara berlangsung. Kasus pencabulan anak oleh ayah tiri di Gunung Mas ini kini menjadi perhatian serius aparat dan masyarakat luas di Kalimantan Tengah.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







