Misteri 14 Makam Dibongkar OTK di Barito Timur, Polisi Selidiki Motif Pelaku

oleh
Polisi menyelidiki misteri pembongkaran 14 makam di Desa Lebo, Barito Timur. Motif pelaku masih didalami, warga diminta tidak berspekulasi.

Barito Timur– Misteri pembongkaran 14 makam di Tempat Pemakaman Kristen Protestan dan Advent, Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, menggegerkan warga setempat. Hingga kini, polisi masih menyelidiki pelaku dan motif di balik aksi yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) tersebut.

Kasus ini mencuat setelah seorang ahli waris menemukan adanya bekas galian di makam anggota keluarganya berinisial S pada Selasa (23/6). Temuan itu segera dilaporkan kepada aparat kepolisian yang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan personel Polsek Pematang Karau bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mengungkap fakta mengejutkan. Petugas menduga sedikitnya 14 makam telah mengalami pembongkaran. Sebagian besar makam yang menjadi sasaran diketahui merupakan makam perempuan.

Peristiwa tersebut memicu keresahan masyarakat karena hingga kini belum diketahui apa tujuan pelaku melakukan pembongkaran makam-makam tersebut. Aparat kepolisian pun bergerak cepat untuk mengumpulkan berbagai petunjuk di lokasi.

Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, membenarkan adanya laporan dugaan pembongkaran makam tersebut. Menurutnya, Kapolres Barito Timur langsung menginstruksikan jajaran Polsek Pematang Karau untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Benar, kami telah menerima laporan dari Kapolsek Pematang Karau terkait dugaan pembongkaran makam di Desa Lebo. Bapak Kapolres langsung memerintahkan Polsek Pematang Karau untuk segera melakukan penyelidikan mendalam dan berkoordinasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat,” ujar AKP Eko.

Dalam proses olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti yang ditemukan meliputi sepasang sarung tangan, sebilah kayu, dan dua botol bekas obat batuk. Seluruh barang tersebut kini sedang diperiksa sebagai bagian dari upaya mengungkap identitas pelaku.

Meski berbagai dugaan mulai bermunculan di tengah masyarakat, kepolisian menegaskan bahwa seluruh informasi masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami berbagai kemungkinan yang dapat mengarah pada pelaku maupun motif pembongkaran makam.

AKP Eko menegaskan bahwa masyarakat diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Kami menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Unit Reserse Kriminal Polsek Pematang Karau masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami berbagai kemungkinan untuk mengungkap pelaku maupun motif pembongkaran makam,” katanya.

Ia kembali mengingatkan warga agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Ini masih dugaan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyebarkan informasi yang belum pasti. Serahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada Polri agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, kasus pembongkaran 14 makam di Barito Timur masih menjadi fokus penyelidikan kepolisian. Aparat terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mendalami kemungkinan motif yang melatarbelakangi aksi tersebut. Polisi berharap dukungan masyarakat agar proses pengungkapan kasus dapat berjalan maksimal sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.