Gubernur Resmikan Waterfront City Kapuas

oleh
Gubernur Kalteng meresmikan pembangunan Waterfront City Kapuas sebagai ikon wisata baru yang diharapkan mendorong ekonomi dan pariwisata daerah.

Kuala Kapuas – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, meresmikan dimulainya pembangunan Waterfront City Kapuas yang diproyeksikan menjadi ikon baru sekaligus destinasi wisata unggulan Kabupaten Kapuas. Proyek yang berlokasi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kuala Kapuas, ini diharapkan mampu mempercantik wajah kota, meningkatkan daya tarik wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita yang turut disaksikan sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Kapuas HM Wiyatno, Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifai, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Polisi Iwan Kurniawan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan kawasan strategis ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pembangunan Waterfront City merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan daerah melalui sektor pariwisata dan penyediaan ruang publik yang representatif.

Dengan didampingi Forkopimda, Bapak Kapolda, Pangdam, dan Bupati Kapuas, hari ini saya secara resmi membuka pembangunan Dermaga Waterfront City di Kabupaten Kapuas,” ujar Agustiar Sabran.

Dermaga Waterfront City dirancang membentang sepanjang kurang lebih 700 meter dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti miniatur rumah betang, musala, pos Lanal, sistem penerangan, hingga ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai dan menikmati panorama Sungai Kapuas. Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan proyek ini selesai pada akhir Desember 2026 dengan nilai investasi lebih dari Rp82 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Teras, ST, MT, menjelaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dermaga, tetapi juga penataan kawasan yang memiliki potensi besar sebagai wajah baru daerah.

Dermaga Waterfront City Kapuas ini nantinya menjadi tempat wisata baru di kabupaten ini,” kata Teras.

Ia menambahkan, kawasan tersebut dirancang untuk memperkuat identitas Kabupaten Kapuas sebagai “Kota Air“. Kehadiran waterfront diharapkan mampu menghadirkan ruang publik yang nyaman sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Dari sisi teknis, pembangunan dermaga menggunakan tiang pancang beton pracetak berdiameter 50 sentimeter serta lantai beton pracetak. Metode ini dinilai mampu mempercepat proses pembangunan tanpa mengurangi kualitas konstruksi.

Teras juga menegaskan bahwa fungsi utama dermaga bukan sebagai tempat sandar kapal niaga atau aktivitas bongkar muat barang, melainkan sebagai kawasan wisata. Namun, jalur tersebut tetap dapat dimanfaatkan kendaraan darurat seperti ambulans dalam kondisi tertentu.

Selain peresmian pembangunan waterfront, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan panen raya padi sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian berjalan beriringan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.