Palangka Raya – Keceriaan dan semangat terpancar dari wajah puluhan siswa sekolah dasar yang bersiap menuangkan imajinasi mereka dalam lomba mewarnai yang digelar Polda Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal lebih dekat sosok Polri sebagai sahabat masyarakat.
Mengusung semangat kebersamaan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng mengajak siswa SD kelas 1 hingga 3 untuk berpartisipasi dalam lomba mewarnai bertema “Polri untuk Masyarakat”. Kegiatan tersebut terbuka bagi peserta dari berbagai sekolah dan menjadi bagian dari rangkaian agenda sosial serta edukatif yang disiapkan menjelang puncak peringatan pada 1 Juli 2026.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diberi kesempatan mengembangkan bakat seni sejak dini. Di atas lembar gambar yang telah disiapkan panitia, mereka bebas memadukan warna dan kreativitas untuk menghasilkan karya terbaik. Suasana penuh antusiasme diharapkan mampu menciptakan pengalaman menyenangkan sekaligus membangun rasa percaya diri para peserta.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun ini dirancang agar semakin dekat dengan masyarakat, termasuk kalangan anak-anak.
“Berbagai kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan antara Polri dengan masyarakat,” ujar Iwan Kurniawan.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi publik secara langsung.
Selain lomba mewarnai, Polda Kalteng juga menyiapkan sejumlah perlombaan lain yang mengangkat nilai budaya lokal dan melibatkan berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan sosial seperti bakti kesehatan, pembagian bantuan sosial, pasar murah, hingga kunjungan ke panti asuhan turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan tersebut.
Kapolda juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap kegiatan yang digelar.
“Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan hubungan yang telah terjalin selama ini dapat semakin kuat dan harmonis,” katanya.
Bagi para siswa, lomba mewarnai ini menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan, mempererat interaksi sosial, sekaligus menumbuhkan kedekatan emosional antara anak-anak dan institusi kepolisian. Semangat kreativitas yang lahir dari tangan-tangan kecil peserta diharapkan menjadi warna tersendiri dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-80 serta memperkuat pesan bahwa Polri hadir dan mengabdi untuk masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












