Kapolda Kalteng Prioritaskan Pencarian Polisi yang Hilang di Katingan

oleh
Kapolda Kalteng memprioritaskan pencarian dua anggota Polri yang hilang usai penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan.

Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah memprioritaskan upaya pencarian satu personel Polri yang masih hilang usai operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan, seluruh sumber daya kepolisian saat ini difokuskan untuk menemukan anggotanya sebelum melanjutkan langkah penegakan hukum lainnya.

Peristiwa tragis tersebut terjadi setelah operasi pemberantasan narkotika berujung ricuh. Dalam insiden itu, dua personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat menjalankan tugas, sementara satu personel lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan pencarian terhadap anggota yang belum ditemukan menjadi prioritas utama Polda Kalimantan Tengah. Menurutnya, keselamatan personel merupakan fokus yang tidak bisa ditawar dalam situasi seperti ini.

“Yang sekarang pasti, saya akan utamakan dulu menyelamatkan anggota saya yang saat ini dalam pencarian,” tegas Kapolda.

Ia menjelaskan, proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan personel gabungan yang menyisir lokasi kejadian, termasuk kawasan sungai dan wilayah sekitar tempat berlangsungnya operasi. Polda Kalteng juga mengerahkan dukungan tambahan agar pencarian dapat berjalan lebih maksimal.

Kapolda mengungkapkan, satu personel yang masih belum ditemukan adalah Bripda Nopandri Ramadhana. Sementara itu, Aipda Yudi Perdana Putra dan Aiptu Sumariyanto dinyatakan gugur saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

Pol Iwan Kurniawan juga meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar anggotanya segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Mohon doanya dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar anggota kami yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Insiden tersebut bermula saat tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei. Aparat sempat berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku.

Namun situasi berubah ketika keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Kericuhan kemudian meluas setelah sejumlah warga ikut berdatangan ke lokasi sehingga kondisi menjadi tidak terkendali.

Akibat kejadian itu, dua personel polisi gugur saat bertugas, sementara satu personel lainnya diduga terpisah dari rombongan ketika berupaya menyelamatkan diri di tengah situasi yang kacau. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan penyisiran secara intensif di lokasi kejadian.

Kapolda menegaskan, meskipun peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi jajaran kepolisian, komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkotika tidak akan surut. Menurutnya, pengungkapan jaringan narkoba tetap menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Di sisi lain, Polda Kalteng memastikan penanganan kasus akan dilakukan secara menyeluruh setelah proses pencarian selesai. Aparat juga terus mengamankan lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan gugurnya anggota Polri dan hilangnya satu personel lainnya.

Polda Kalimantan Tengah menegaskan seluruh kekuatan saat ini diarahkan untuk mempercepat pencarian satu anggota Polri yang hilang dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di Katingan. Kepolisian berharap dukungan dan doa masyarakat agar proses pencarian membuahkan hasil, sekaligus memastikan penegakan hukum terhadap jaringan narkotika tetap berjalan setelah situasi sepenuhnya terkendali.

banner 336x280

Eksplorasi konten lain dari Jurnalkalteng

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.