Pindahkan BBM Tengah Malam, Percikan Api Picu Kebakaran—Ruko dan 9 Kendaraan Hangus di Palangka Raya

oleh
RTA Milono Km 3,5, Kota Palangka Raya, Rabu dini hari

PALANGKA RAYA — Aktivitas pemindahan bahan bakar minyak (BBM) di dalam ruko berujung petaka. Percikan api dari pompa listrik diduga menjadi pemicu kebakaran hebat yang melalap satu bangunan ruko dan sembilan kendaraan di Jalan RTA Milono Km 3,5, Kota Palangka Raya, Rabu dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.41 WIB. Saat itu, pemilik ruko tengah memindahkan BBM jenis Pertamax dari tangki plastik berkapasitas 1.000 liter menggunakan pompa listrik ke sejumlah jeriken yang disusun di atas kendaraan pikap.

Namun proses tersebut berubah menjadi sumber bencana.

“Tiba-tiba muncul percikan api yang langsung menyambar bahan bakar di sekitar lokasi,” kata Analis Kebakaran Ahli Muda Disdamkarmat Palangka Raya, Sucipto.

Percikan api itu memicu ledakan pada tangki BBM, membuat kobaran api membesar dalam hitungan menit. Bahan bakar yang tumpah mempercepat penyebaran api hingga menjalar ke bangunan ruko di sekitarnya.

“Ledakan dari tangki plastik membuat api cepat membesar dan menjalar ke area sekitar,” ujar Sucipto.

Dalam waktu singkat, api tidak hanya menghanguskan ruko utama, tetapi juga kendaraan yang berada di lokasi.

Data sementara mencatat, tiga unit mobil—termasuk satu pikap dan dua minibus—hangus terbakar. Selain itu, enam sepeda motor operasional milik usaha di sekitar lokasi ikut menjadi korban.

Tim gabungan pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api dan melakukan pendinginan hingga situasi dinyatakan aman.

Hasil penyelidikan awal mengarah pada sumber api dari korsleting atau percikan listrik saat penggunaan pompa untuk memindahkan BBM.

“Untuk penyebab awal sudah mengarah pada pompa listrik yang digunakan saat pemindahan BBM,” tegas Sucipto.

Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan sangat besar, mencakup bangunan ruko, kendaraan, serta aset lainnya—dengan estimasi mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.