Kuala Kurun — Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, menambah satu unit alat berat untuk mempercepat penanganan infrastruktur, terutama perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong, menegaskan pengadaan alat berat ini merupakan langkah strategis di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Pengadaan alat berat tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur,” ujarnya.
Penambahan armada ini memperkuat kapasitas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gumas dalam menangani kerusakan jalan dan infrastruktur lainnya secara lebih cepat dan efisien. Pemerintah daerah menargetkan percepatan penanganan ruas-ruas prioritas yang selama ini terkendala keterbatasan alat.
Kepala DPU Gumas, Bambang Jaya, mengungkapkan paket pengadaan alat berat tahun 2026 mencakup sejumlah unit strategis.
“Pengadaan alat berat tahun anggaran 2026 mencakup excavator, motor grader dan vibratory roller,” jelasnya.
Total anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan tersebut mencapai sekitar Rp8,4 miliar, termasuk tambahan unit pendukung untuk optimalisasi pekerjaan lapangan.

Pemkab Gumas menegaskan fokus saat ini bukan peningkatan jalan, melainkan pemeliharaan agar tetap fungsional dan dapat dilalui masyarakat. Penanganan difokuskan pada tiga zona wilayah dengan total panjang ratusan kilometer yang memerlukan perbaikan rutin.
Dengan tambahan alat berat ini, pemerintah berharap proses perbaikan jalan tidak lagi terhambat antrean penggunaan alat, sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas warga di wilayah pedalaman.










