MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memperkuat peran perempuan dan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia, melalui kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Kartini 2026.
Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, menegaskan bahwa peringatan Kartini tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan menjadi momentum memperkuat peran perempuan, khususnya di sektor pendidikan.

“Semangat perjuangan R.A. Kartini harus kita jadikan teladan dalam membangun generasi penerus bangsa yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia,” ujar Muhlis dalam kegiatan yang digelar di Muara Teweh, Rabu (29/4/2026).
Ia menekankan, perempuan memiliki posisi strategis sebagai pendidik, pengelola, hingga orang tua dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Karena itu, keberadaan Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) dinilai menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas generasi masa depan.
Menurut Muhlis, pendidikan usia dini merupakan tahap krusial dalam membangun karakter dan kecerdasan anak.
“Anak-anak PAUD adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, pendidikan sejak usia dini harus terus kita perkuat,” katanya.
Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai lomba edukatif dan kreatif, seperti puisi, yel-yel, fashion show, dan menyanyi. Pemerintah daerah menilai aktivitas ini tidak hanya mengembangkan potensi anak, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas sejak dini.

Pemkab Barito Utara juga mengapresiasi peran guru PAUD yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter anak. Dedikasi tenaga pendidik disebut sebagai faktor kunci dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Ke depan, pemerintah daerah berharap momentum Hari Kartini dapat mendorong inovasi dalam peningkatan layanan pendidikan, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Semoga semangat Kartini terus hidup dalam setiap langkah kita untuk memajukan pendidikan dan mencetak generasi yang unggul di masa depan,” ujar Muhlis.










