Cakupan MBG Terbatas, Sukamara Tambah Delapan Dapur Baru

oleh
Penambahan dapur ini menjadi langkah strategis untuk memperluas layanan dan memastikan program berjalan optimal

SUKAMARA — Pemerintah Kabupaten Sukamara mempercepat perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan tambahan delapan dapur baru. Langkah ini diambil untuk menjawab keterbatasan jangkauan program yang saat ini belum merata.

Program MBG yang merupakan kebijakan nasional untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya pelajar, dinilai masih menghadapi kendala distribusi di lapangan. Penambahan dapur menjadi strategi utama untuk memperluas cakupan penerima manfaat.

Bupati Sukamara, Masduki, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat implementasi program tersebut agar manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat.

“Cakupan MBG saat ini masih terbatas, sehingga perlu ada penambahan dapur agar distribusi makanan bergizi bisa menjangkau lebih banyak penerima,” ujarnya.

Ia menekankan, keberadaan dapur MBG tidak sekadar fasilitas pendukung, tetapi menjadi titik krusial dalam memastikan distribusi makanan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Penambahan dapur ini menjadi langkah strategis untuk memperluas layanan dan memastikan program berjalan optimal,” tegasnya.

Sebelumnya, program MBG di Sukamara telah mulai berjalan melalui dapur yang dikelola berbagai pihak, termasuk kolaborasi dengan institusi kepolisian. Namun, kapasitas yang ada dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan.

Dengan tambahan delapan dapur baru, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dalam jangkauan layanan, sekaligus memperkuat sistem distribusi makanan bergizi bagi pelajar dan kelompok rentan lainnya.

Langkah ekspansi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, sekaligus memastikan program nasional MBG berjalan efektif di tingkat daerah.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.