PALANGKA RAYA — DPRD Kota Palangka Raya melontarkan catatan kritis terhadap kinerja pemerintah kota dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Evaluasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna, Rabu (22/4/2026), dengan penekanan pada penguatan tata kelola pemerintahan.
Juru Bicara DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menegaskan bahwa rekomendasi yang disampaikan merupakan hasil pembahasan lintas komisi bersama mitra kerja pemerintah daerah.

“Rekomendasi DPRD ini kami buat berdasarkan hasil rapat kerja komisi-komisi DPRD Kota Palangka Raya bersama mitra kerja di lingkungan pemerintah kota,” ujarnya.
Meski memberikan catatan, DPRD tetap mengapresiasi capaian kinerja Pemko Palangka Raya, khususnya keberhasilan meraih predikat BB (sangat baik) dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2025.
“Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah yang patut dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Sri Ani.
Namun demikian, DPRD menilai masih terdapat sejumlah aspek tata kelola yang perlu diperbaiki secara sistematis. Catatan strategis tersebut diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas pemerintahan, mulai dari efektivitas program hingga optimalisasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Evaluasi LKPJ ini juga terhubung dengan sejumlah sorotan lain DPRD, termasuk belum optimalnya realisasi pendapatan daerah serta serapan belanja yang dinilai belum maksimal. DPRD mencatat realisasi PAD 2025 baru mencapai sekitar 97,09 persen, sementara belanja daerah berada di kisaran 87,38 persen dari total anggaran.
Kondisi tersebut memperkuat dorongan DPRD agar pemerintah kota melakukan pembenahan menyeluruh, termasuk peningkatan inovasi, digitalisasi layanan, serta percepatan pelaksanaan program prioritas.
Dengan evaluasi ini, DPRD menegaskan fungsi pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga sebagai instrumen koreksi untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan lebih efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.








